Facebook

Berita Terbaru

10 - 11 Mei 2012

The ICES Conference and WSC Academic Day 2012selengkapnya

23 MARET 2012

WORKSHOPselengkapnya


Berita Lainnyaselengkapnya
Login Anggota
E-MAIL
PASSWORD
| LUPA PASSWORD?
DAFTAR SEKARANG
Gedung Manggala Wanabakti
Blok IV lantai 7 wing C No.720
Jl. Gatot Subroto. Senayan
Jakarta 10270 - Indonesia.
Telp : +6221-5747043 ext 211/130
Fax : 021-5747045
Produk ber-SNI
Mutu Agung Lestari
Ajidharmamas Tritunggal Sakti
Angklung Web Institutes
Bambang & Bambang Associates

IFAN Members Assembly ke 37

Share

Senin, 25 Oktober 2010

Hasil Pertemuan IFAN Members Assembly ke 37, Seattle, 14 Oktober 2010

Pada tanggal 14 Oktober 2010, bertepatan dengan Hari Standar Dunia, IFAN menyelenggarakan pertemuan tahunan atau "members assembly" yang dihadiri oleh 21 anggota yang mewakili industri, organisasi pengguna standar dan badan standardisasi di berbagai negara.

MASTAN yang sejak tahun 2006 menjadi anggota IFAN (International Federation of Standards Users), ikut mengirimkan wakilnya untuk hadir dalam IFAN Members Assembly di Seattle, USA.

Dewi Odjar RK yang merupakan Pembina MASTAN dan Boy Sjamsulhadi Sjarif anggota MASTAN (No. Anggota 0053), Kelompok bidang minat (POKNAT) Rekayasa Listrik (ICS 29), mewakili MASTAN dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini membahas berbagai isu standardisasi dan perkembangan baru di tingkat internasional. Salah satu isu yang mendapat perhatian khusus, adalah terkait dengan ISO 26000 tentang Social Responsibility yang akan dipublikasikan pada tanggal 1 November 2010 yang akan datang.

Setelah melalui banyak perdebatan dan perjalanan panjang dalam proses perumusannya (lebih dari 5 tahun). Wakil dari IFAN dalam perumusan ISO 26000 telah berhasil membawa aspirasi para pengguna standar; namun Board of IFAN tetap menyoroti tentang kurangnya keterwakilan industri dalam perumusan standar tsb, karena 60% anggota Project Committee adalah non-industri (Pemerintah, LSM, Konsumen, dan lain-lain); sedangkan 96% pengguna standar adalah industri. Jadi meskipun pada akhirnya standar ini disetujui untuk dipublikasikan, namun IFAN tetap akan memberi masukan kepada ISO tentang hal-hal yang masih mengganjal, termasuk lamanya proses perumusan standar tersebut.

bersama pak Boy = Anggota MASTANIsu tentang keanggotaan IFAN terdiri dari country member, corporate member (perusahaan/industri) dan new prospective member (calon anggota baru) juga menjadi topik bahasan yang hangat. Indonesia sebagai wakil negara berkembang (selain Iran dan Congo), mempertanyakan mengapa keanggotaan dari negara berkembang sangat kurang, dari kawasan ASEAN hanya Indonesia yang menjadi anggota. Wakil dari negara Perancis mengusulkan untuk dibuat working group baru yang khusus menangani tentang pengembangan keanggotaan IFAN. Board of IFAN menyetujui pembentukan Working Group tersebut dan meminta kesediaan Dewi Odjar, dari Indonesia untuk membuat proposal dan memimpin Working Group baru tentang IFAN Membership Development.

Agenda tambahan yang khusus diadakan pada tanggal 15 Oktober 2010, bertempat di WSCTC, Seattle adalah Pertemuan WG 16 tentang Education and Training. Dewi Odjar diminta untuk hadir dalam pertemuan ini, terutama untuk menajamkan fokus bahasan WG 16, agar tidak melebar ke arah pendidikan tentang standardisasi yang sudah dilakukan oleh berbagai organisasi dan universitas di dunia, melainkan lebih fokus pada pengetahuan praktis tentang standardisasi bagi industri selaku para pengguna standar serta para profesional di bidang standardisasi. Pertemuan berlangsung sangat kondusif dan koordinator WG 16 setuju untuk merevisi hasil working group tentang Standard Education dan akan lebih fokus pada pengembangan kompetensi tentang standardisasi bagi para profesional dan industri.(DO)

SITUS TERKAIT    Situs BSN    Situs ifan


copyright © 2011. mastan.or.id
all rights reserved
design by: i-Solution