Profil

Masyarakat Standardisasi Indonesia atau “Indonesian Society for Standardization” yang disingkat MASTAN adalah organisasi masyarakat non pemerintah yang kompeten dan peduli dengan standardisasi yang besifat mandiri dan nirlaba, yang pembentukannya diamanatkan pada Konvensi Nasional Standardisasi tanggal 15 Oktober 2003.

MASTAN dideklarasikan di Jakarta oleh para wakil pemangku kepentingan peduli standardisasi di depan Menteri Riset dan Teknologi Bapak Ir M Hatta Rajasa pada tanggal 18 Desember 2003. Deklarator MASTAN sebanyak 15 orang terdiri dari kelompok wakil Pelaku usaha, wakil Konsumen, Wakil Cendekiawan dan Wakil Pemerintahan. Pembentukan MASTAN dilandasi oleh tekad dan semangat yang kuat untuk mewujudkan industri nasional berdaya saing tangguh di era globalisasi, baik di tingkat nasional, regional maupun internasional. MASTAN saat ini merupakan satu-satunya wadah dan saluran komunikasi dan partisipasi nasional bagi para pemangku kepentingan standardisasi dari unsur industri/pelaku bisnis, konsumen, cendekiawan dan pemerintah.

Wakil Pelaku Usaha *):

  1. Ir. Aburizal Bakrie (Ketua KADIN Indonesia dan Dirut Bakri Brothers Group)
  2. Ir. Rachmat Gobel (Dirut Panasonic Nasional Gobel)
  3. Ir. Thomas Dharmawan (Ketua Umum GAPMMI)
  4. Ir. Aziz Pane, MBA (Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia)

Wakil Konsumen *):

  1. Ully Sigar Rusadi (Yayasan Garuda Nusantara)
  2. Dra. Indah Sukmaningsih (Yayasan Lembaga Konsumn Indonesia)
  3. Bambang S. Irawan (Yayasan Lembaga Konsumen Muslim)

Wakil Pakar/Cendekiawan *):

  1. Prof. Dr. Nurcholish Madjid (Cendekiawan Muslim Indonesia/ Rektor Univ. Paramadina)
  2. Drs. Ahaditomo, MS (Ketua Umum Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia)
  3. Ir. Pandri Prabono, MBA (Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia)
  4. Ir. Syahrudin (Ketua Umum Asosiasi Uji Tak Rusak Indonesia)

Wakil Pemerintah *):

  1. Ir. Iman Sudarwo (Kepala Badan Standardisasi Nasional)
  2. Dr. Ir. Luluk Sumiarso, MSc (Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi, Departemen ESDM)
  3. Dr. Ir. Delima H. Azahari (Dirjen Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Departemen Pertanian)
  4. Ir. Eni Suhaeni (Staf Ahli Menperindag)

*) Jabatan deklarator sesuai pada saat pendeklarasian

Saksi :
Ir. M. Hatta Radjasa (Menteri Riset dan Teknologi)